Selasa, 10 September 2013

Gelombang Pertama Pengungsi Suriah Diberangkatkan ke Jerman


Pengungsi Suriah membawa barang-barang mereka saat menyeberang ke Libanon di perbatasan Masnaa, Libanon Timur, sekitar 40 kilometer (25 mil) dari Damaskus, Suriah, Jumat 20 Juli 2012
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sekelompok pengungsi Suriah yang berjumlah 107 orang pada Selasa siap-siap meninggalkan Lebanon menuju Jerman, yang telah menawarkan akan menerima 5.000 orang dari Suriah yang dilanda perang, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Wanita juru bicara Komisaris Tinggi untuk Urusan Pengungsi (UNHCR), Melissa Fleming, mengatakan kelompok pertama itu yang akan dimukimkan berdasarkan skema baru, akan diterbangkan ke Jerman pada Rabu.

Jerman telah memberikan izin tinggal dua tahun di pengasingan dan dapat memperpanjang jika perang di Suriah berlanjut.

"Program bantuan kemanusiaan Jerman menyediakan hingga 5.000 tempat bagi pengungsi Suriah, dan hal seperti itu adalah program relokasi yang terbesar yang ada saat ini untuk krisis Suriah," kata Fleming kepada waratawan di Jenewa.

Menurut dia, program Jerman "vital dan alat untuk menyelamatkan hidup untuk membantu para pengungsi yang rentan."

"Ini termasuk kaum wanita dewasa dan remaja puteri yang berisiko, orang-orang dengan kondisi kesehatan serius yang tak dapat dirawat di negara tuan rumah, mereka yang selamat dari penyiksaan dan lain-lain dengan kebutuhan khusus," tambah dia, dengan memberi catatan bahwa mereka dinilai oleh UNHCR.

Sekitar dua juta warga Suriah telah melarikan diri dari kampung halaman mereka ke Lebanon, Jordania, Turki dan Irak yang merupakan negara-negara tetangga Suriah. Mereka bersama UNHCR telah menyerukan bantuan internasional lagi untuk menanggung beban.

Sumber : antara via http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/09/11/msxi5a-gelombang-pertama-pengungsi-suriah-diberangkatkan-ke-jerman

Bau Nafas Puasa Kita



Oleh: Mohammad Fauzil Adhim


Adakah puasa kita membawa kepada taqwa? Ataukah hanya berpindahnya jadwal makan dan minum saja? Adakah puasa kita mengendalikan hasrat kepada dunia, meski kita mampu memenuhinya secara halal? Ataukah sekedar menunda hasrat? Adakah puasa kita menggugurkan dosa-dosa? Ataukah hanya mendatangkan lapar dan dahaga? Tak ada yang bernilai dari puasa kita?

Adakah bau nafas kita seumpama misik terbaik karena puasa sepenuh iman dan ittiba' kepada Nabi? Atau nilainya lebih busuk daripada bangkai karena hanya menahan diri dari makan minum, tapi tak henti menggunjing kanan kiri?


Mari sejenak kita merenungi hadis Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani:


"رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ"

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Thabrani).


Adakah yang puasanya tak bernilai sama sekali itu kita? Betapa banyak yang merasa bangga dengan puasanya, padahal ia tak menyempurnakannya. Betapa banyak yang merasa telah gugur dosa-dosanya bersebab puasa padahal ia tak meninggalkan perkara yang menjadikan puasanya sia-sia.

Mari sejenak kita renungi sabda Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam:


"مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ"

“Barangsiapa tidak tinggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR Bukhari).

Pembukaan DIKLATSAR BSMI 2014

BSMI.OR.ID (Jakarta) - Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKLATSAR) Bulan Sabit Merah Indonesiia (BSMI) Pusat yang ke IV  resmi dibuka.

Calon peserta Diklatsar 2014 minimal lulusan SLTA dan maksimal usia 40 tahun. Formulir dapat diperoleh di Markas Besar BSMI dengan biaya kontribusi sebesar Rp. 25,000 lalu menyerahkan fotokopi KTP, ijazah terakhir dan pas foto 3x4 sebanyak 2 lembar.
Kegiatan yang berdurasi selama 6 bulan ini dengan sistim pertemuan tiap Sabtu dengan 70 topik materi lebih, peserta dibebankan kontribusi sebesar Rp. 300,000. Untuk mengantisipasi keberatan dari calon peserta, mekanisme keringanan dapat diajukan baik melalui dicicil maupun pembeabasan biaya oleh calon peserta dengan konsekuensi kerja sosial di BSMI.
Pengetahuan manajemen bencana dan pengaplikasiannya serta kunjungan ke berbagai lembaga nasional kebencanaan Pemerintah menjadi salahsatu unggulan Diklatsar ini. Disamping itu pula melalui pakar-pakar baik dari internal Relawan BSMI (dokter-dokter dan non medis) juga pakar-pakar pemateri dari eksternal BSMI akan  menjadi narasumber topik yang akan diberikan kepada peserta Diklatsar.
Batas penyerahan berkas pendaftaran adalah tanggal 15 Maret 2014 dan lokasi kegiatan Diklatsar berada di Jakarta dan sekitarnya plus simulasi tanggap bencana Rumah Sakit Lapangan di daerah.

alur pendaftaran

Terdapat 2 cara pendaftaran DIKLATSAR BSMI 2014 yaitu :
1. PENDAFTARAN ONLINE
- Siapkan softcopy foto, scan ktp/ktm, dan ijazah terakhir anda (masing-masing file maks 1Mb)
- Isi formulir pendaftaran online
- Menunggu verifikasi panitia, panitia akan menkontak anda via telepon
- Anda akan diminta untuk datang ke Markas Besar BSMI untuk tahap pedaftaran dan informasi selanjutnya

2. PENDAFTARN MANUAL
- Dapatkan formulir pendaftaran (unduh disini)
- Isi dan lengkapi berkas yang diminta
- Datang langsung ke Markas Besar BSMI

Alamat Pendaftaran : Markas Besar BSMI, Jl. Condet Raya No.8, Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur
Cp :
Muhammad Imron (081213245585)



Download Formulir

Sumber: http://www.bsmi.or.id/

Senin, 09 September 2013

Rumah Sejati Kita

 

Rumah Sejati Kita


وَالأَصْلُ فِي الْمَبْنِيِّ أَنْ يُسَكَّنَا
Asal dalam kemabnian ialah dihukumi sukun.
Ibn Malik Al Andalusy, Alfiyah: Bait XXI

Ketika Jamaluddin ibn ‘Abdillah ibn Malik Ath Thay menyusun seribu bait syair menyejarahnya, tujuan beliau adalah untuk menghimpun semua Kaidah Nahwu (Tata-Susun) dan Sharaf (Tata-Bentuk) Bahasa Arab; menjelaskan berbagai kerumitan dengan bahasa yang ringkas, padat, dan indah; serta membuat pelajaran Lughah ini menjadi asyik dan menarik.
Tetapi sebagaimana “Adab” yang dapat berarti “Sastra” menjadi kata dasar bagi “Peradaban”, maka Alfiyah Ibnu Malik yang penuh berkah hingga disyarah lebih dari 40 ‘Ulama itu tak hanya sekedar menjadi kaidah berbahasa, melainkan juga kaidah berperadaban.
Di antara hal itu, kita kutip secuplik dari Bab Mu’rab dan Mabni di awal tulisan ini. Kutipan “Wal ashlu fil mabniyyi an yusakkana” bermakna bahwa bentuk asli dari Mabni adalah tersukun pada akhir kalimah, sebab ia merupakan syakal yang paling ringan. Oleh karena itu ia bisa masuk pada Kalimah Isim, Fi’il, maupun Harf.
Bukan di sini agaknya tempat berkerut-dahi dengan kaidah berbahasa. Izinkan kami meloncat ke pemaknaannya bagi hidup keseharian kita, bahwa dengan sedikit mengubah harakatnya kita akan membaca kaidah ini teterjemahkan sebagai, “Asal dalam bangunan adalah agar ia ditempati.”
Maka sungguh benar; ketika manusia hari ini membangun rumah, istana, dan gedung bukan untuk ditempati melainkan sebagai investasi, ia menjadi bencana tak cuma di akhirat, tapi telah tercicip kerusakan sejak di dunia. Tak ada ahli ekonomi yang menyangkal bahwa krisis ekonomi 1997 terpicu dari soal properti di Korea dan Thailand, lalu ada subprime morgage di Amerika, hingga Burj Dubai dan kredit hipotek di Eropa. Semua terjadi karena manusia tak lagi menghayati “Asal dalam bangunan adalah agar ia ditempati.”
Para pendahulu kita yang shalih bukan hanya mentaati kaidah ini. Bahkan terhadap rumah yang benar-benar ditempati , tak lepas hati mereka dari was-was bahwa kediaman perehatan di dunia yang sementara itu akan melalaikan dari kampung akhirat yang abadi. Di hati mereka terus berdengung ayatNya, “Bermegah-megahan telah melalaikan kalian.”
“Aku tak suka memperindah rumahku kecuali sekadar memuliakan tamu”, ujar ‘Abdullah ibn ‘Umar suatu kali, “Sebab ia membuatku mencintai dunia, melalaikan akhirat, memberatkan langkah ke Masjid, dan memalaskan jiwa dari jihad fi sabiliLlah.”
Imam Ath Thabrani mengetengahkan riwayat dari Abu Juhaifah, bahwa RasuluLlah ShallaLlahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dunia akan dibukakan kepada kalian, hingga kalian menghiasi rumah sebagaimana Ka’bah dihias. Kalian pada hari ini lebih baik dibandingkan pada hari itu.” Syaikh Al Albani mengesahkan hadits ini dalam Shahih Al Jami’, no 3614.

#DIKLATSAR BSMI 2014 !!

Oia, ada pengumuman nih dari kita untuk kalian yg berminat bergabung menjadi relawan kemanusiaan bersama BSMI. #Diklatsar2014

Buat kamu-kamu yg ada di Ja-Bo-De-Ta-Bek, ayuk singsingkan lengan baju ikuti #Diklatsar2014 bersama BSMI! :D

#Diklatsar2014, apaan tuh? Eh, apa ya kira-kira? #ngawur :D

Itu loh, Pendidikan dan Pendidikan Dasar bagi kamu-kamu sebelum menjadi relawan. Relawan juga musti belajar. Musti bin kudu! #Diklatsar2014

Biar ghirah sosialmu tinggi selangit, kalo ga punya ilmunya, pegimana? Bencana datang, relawan yg tahu ilmunya akan tanggap #Diklatsar2014
Alhamdulillah, sudah adzan maghrib. Kita pending dulu ya, soal #Diklatsar2014 nya, yo. Selamat mendirikan shalat awal waktu, sahabat. ^___^
Yang tadi sudah shalat jama'ah, sini sini merapat. Mimin mau nerusin bahasan tadi tentang #Diklatsar2014. Simak baik-baik, ya. ^___^
Bencana itu datang tiba-tiba, tanpa ada alarm. Nah, seandainya didekatmu bencana itu terjadi, apa yg akan kau perbuat? #Diklatsar2014

Dengan ghirah tinggi, kita bakal sisingkan baju membantu semampunya. Tapi, kalo ngga tahu ilmunya, apa yang nak kita buat? #Diklatsar2014

Dengan ghirah tinggi, kita bakal sisingkan baju membantu semampunya. Tapi, kalo ngga tahu ilmunya, apa yang nak kita buat? #Diklatsar2014

Kerusakan lingkungan, bangunan, hilangnya nyawa, hilangnya harta, gangguan psikologi bahkan soal makanan hadir di bencana. #Diklatsar2014

Kerusakan lingkungan, bangunan, hilangnya nyawa, hilangnya harta, gangguan psikologi bahkan soal makanan hadir di bencana. #Diklatsar2014

Yang punya background medis, bisa langsung bergabung ke tim kesehatan. Yang jago masak, gabung dgn tim dapur umum. #Diklatsar2014

Yang pernah jadi anak Pramuka, bisa bantu buat tenda. Nah, buat kamu-kamu yang ngga punya background? Makanya, gabung #Diklatsar2014!

Di sini, kamu akan mendapat pengetahuan manajemen bencana dan aplikasinya dari dokter en pemateri ragam background oke punya. #Diklatsar2014

Dan kita praktek langsung, sobat! Bahkan ada PKL dan ujiannya, loh. Ngga lulus? Yah, ulang lagi. Ngga main-main, kan? ^__^ #Diklatsar2014

Pemateri #Diklatsar2014 dari kalangan medis dan non medis. Para pakar dibidangnya. Internal maupun eksternal dgn bermitra lembaga pemerintah

#Diklatsar2014 dilaksanakan dalam rentang 6 bulan, sobs. Pertemuan tiap Sabtu dgn lebih dari 70 topik materi.

Persyaratan peserta #Diklatsar2014, nih-> minimal lulusan SLTA dan maks usia 40 tahun. Kamu-kamu yg muda, nyok gabung!

Formulir dapat diperoleh di Mabes BSMI, biayanya cuma 25K sobs! Sertakan Fc KTP, ijazah terakhir dan pas foto 3x4 2lbr, ya. #Diklatsar2014

Atau juga bisa kunjungi ke web kita ->http://t.co/ygkh9yVHB7, untuk daftar online bisa ke ->http://t.co/vPZnlL6kQo #Diklatsar2014

Ngomong2 tentang relawan, berarti orang yang siap berkorban kan, sobs? Untuk kegiatan keren ini pun, kita perlu berkorban #Diklatsar2014

Selain berkorban waktu tiap pekannya untuk belajar bersama di mabes, kamu perlu merogoh kantong 300 ribu untuk pelaksanaan #Diklatsar2014

Biaya tersebut adalah biaya operasional #Diklatsar2014 selama 6 bulan. Tak sebanding, bukan? :)

Pendaftaran #Diklatsar2014 paling lambat 15 Maret 2014. Alamat kami di Jl.Condet Raya No.7 Kramat Jati, Jaktim jika ingin silaturahim

Bisa juga ke 081213245585 kalo mau tanya2 lebih lanjut. Bisa juga ke mimin nan baik hati ini. Ayo relawan, tunjukanlah dirimu! ^_____^

Selasa, 03 September 2013


Jakarta - Panja RUU Palang Merah Indonesia Baleg DPR yang baru pulang dari kunker ke Denmark dan Turki berencana mengubah logo Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi bulan sabit merah. PDIP belum mengambil sikap resmi, namun mempertanyakan urgensinya.

"Menurut saya pribadi logo PMI kenapa ya harus diganti? Apakah selama ini ada yang salah atau menganggu kinerja Palang Merah Indonesia dari logo tersebut?" kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, kepada detikcom, Selasa (11/9/2012).

Sejak kecil Tjahjo sudah mengenal logo Palang Merah Indonesia sesuai dengan namanya. Logo tersebut juga sudah terpatri di benak seluruh rakyat Indonesia.

"Bukannya logo tersebut sudah populer di Indonesia? Apakah ada sanksi dari Palang Merah Internasional kalau tidak diganti? Atau ada usulan perorangan?" ujarnya heran.

Baginya yang paling penting adalah kinerja PMI yang harus didukung DPR, dan bukan malah mempermasalahkan logonya. Masyarakat memerlukan keberadaan PMI setiap saat karena PMI ada untuk menjamin kesehatan masyarakat.

"Yang penting bukan logonya tapi action Palang Merah buat masyarakat yang tertimpa musibah dan membangun solidaritas Palang Merah seluruh Indonesia," tegasnya.

Panja RUU Palang Merah Indonesia (PMI) Baleg DPR telah tuntas kunjungan kerja ke Denmark dan Turki. Mereka akan membahas kemungkinan merubah lambang PMI.

Menurut Anggota Baleg DPR dari Hanura Djamal Aziz, keinginan Baleg untuk mengubah lambang PMI semakin menguat. Karena kunker ke dua negara Eropa yang disebut-sebut menghabiskan anggaran Rp 1,3 miliar tersebut memang diarahkan untuk mengubah lambang PMI.

"Mayoritas anggota Baleg yang Muslim terbuka pandangannya untuk menggunakan lambang bulan sabit merah. Karena di Denmark sekalipun ternyata sangat terbuka dengan lambang apapun. Nanti pimpinan akan menjelaskan secara resmi mengenai hal ini," kata Djamal kepada detikcom, Selasa (11/9/2012)

Sumber:

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
http://news.detik.com/read/2012/09/11/085551/2014296/10/pdip-kenapa-logo-pmi-harus-diganti-bulan-sabit-merah?nd771104bcj

Kamis, 18 Juli 2013

BSMI Cabang Padang berbagi dengan adik-adik Panti Asuhan


Di Bulan Ramdhan yang mulia ini mari kita berbagi dengan adik-adik Panti Asuhan. Mari sumbangkan dana terbaik anda, buku bacaan, atau pakaian layak pakai anda. Agar senyum selalu merekah di wajah mereka
Sumbangan pakaian dan buku lewat Apriyandi Jr. 08984693394. Donasi dana dapat ditransfer ke rekening BNI Syariah 0289953271 a.n. Benny Antama Syant phone: 085274577055. Kami tunggu sebelum tanggal 27 Juli 2013.
Konfirmasikan nama anda dan bantuan ke no tersebut. Terima Kasih. Mari Berbagi ^^

Sumber: http://bsmipadang.wordpress.com/2013/07/19/bsmi-cabang-padang-berbagi-dengan-adik-adik-panti-asuhan/

Rabu, 17 Juli 2013

Milad ke 11, BSMI Wamena Menggelar Acara Donor Darah



dakwatuna.com – Jayawijaya. Bertepatan dengan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan sekaligus Merayakan Milad BSMI yang ke 11, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Cabang Wamena menggelar acara donor darah massal, Kamis (06/06/2013). Kegiatan yang berlangsung dari jam 8 pagi WIT  ini dilaksanakan di kompleks gedung serbaguna Umat Islam Jayawijaya-Papua. Di samping itu di dalam gedung juga berlangsung ceramah agama yang bertemakan tentang Isra’ Mi’raj yang dibawakan oleh Ustadz. Moh. Nur. M.Ag . adapun acara donor ini terselenggara atas kerjasama BSMI Wamena, PHBI Jayawijaya dan UTD RSUD Wamena.
Menurut Ketua Panitia donor darah Imam Garaudy, Amd  acara ini bertujuan untuk membantu pemenuhan darah di rumah sakit umum Wamena yang sering kali kekurangan stok darah akibat semakin tingginya permintaan darah. Untuk itu BSMI sebagai salah satu lembaga kemanusiaan yang terutama bergerak di bidang kesehatan dan Sosial membantu memfasilitasi pihak UTD untuk mendapatkan pendonor dan juga acara ini bertujuan agar masyarakat semakin peduli untuk membantu sesama yang membutuhkan.
Antusias warga sangat terlihat ketika antrian untuk mendonorkan darahnya di posko BSMI, begitu juga dengan beberapa instansi yang turut mengirimkan pendonor seperti TNI Batalyon Yonif 756, RAPI Jayawijaya, Dinkes Jayawijaya dan instansi lainnya.
Beberapa relawan BSMI juga sibuk membagikan selebaran untuk mengajak warga yang datang agar ikut mendonorkan darahnya, hasilnya acara yang awalnya kita targetkan sampai Jam 12 akhirnya terpaksa kita undur sampai jam 2 siang karena masih banyak pendonor yang datang.
Acara ditutup dengan foto bersama antara relawan BSMI dan pihak UTD RSUD Wamena sebagai kenang-kenangan, ini adalah acara kerjasama donor darah yang ke 2. Terkumpul sebanyak 101 kantong darah, sebelumnya di acara donor darah yang pertama terkumpul 99 Kantong darah.
Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu mensukseskan acara Donor darah ini, semoga kehadiran BSMI di Jayawijaya bisa memberikan manfaat buat warga Jayawijaya khususnya. Selamat Ulang Tahun BSMI yang ke 11. Jaya selalu dan terdepan dalam berkebaikan. Salam kemanusiaan. (MN)

Promo: BSMI Cabang Padang

BULAN SABIT MERAH INDONESIA
CABANG PADANG
kunjungi di
FB                    : Bsmi Padang
Twitter              : @bsmi_padang
Instagram          : @bsmi_padang
Dan Blog Kami : bsmipadang.wordpress.com

Selasa, 16 Juli 2013

Dengan Mobil Clinic, BSMI beri layanan Kesehatan

KABARGAYO.COM, TAKENGON- Gempa bumi berkekuatan 6,2 SR yang menggoyang kawasan Aceh Tengah dan Bener Meriah pada Selasa (2/7) lalu, telah menyebabkan kerusakan sarana penduduk dan pemerintahan di daerah penghasil kopi arabika ini. Selain rusaknya sarana dan prasarana fisik, juga menimbulkan korban jiwa. Puluhan orang meninggal dunia, ratusan luka berat yang harus mendapatkan perawatan dan mencapai 50 ribu jiwa harus tinggal di tenda-tenda pengungsian.Kondisi yang sedemikian itu mengundang perhatian dan kepedulian berbagai kalangan.
Banyak yang simpati untuk segera menuju bumi Gayo guna memberi bantuan dan pertolongan kemanusiaan kepada saudara-saudara nya yang menjadi korban gempa di lokasi-lokasi bencana itu. Baik dari kalangan pemerintah, masyarakat sipil (LSM), organisasi manusi maupun tim-tim kemanusiaan yang 'terbiasa' dalam hal-hal penanganan layanan bantuan bencana.Di antara kalangan yang datang dan hadir di dataran tinggi gayo ini guna memberi bantuan dan pertolongan adalah dari Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), sebuah lembaga kemanusiaan yang terkenal cepat dan tanggap turun ke lapangan memberi bantuan dan pertolongan kepada warga yang membutuhkan di daerah bencana.Tim Kemanusiaan dari BSMI ini hadir di tanoh gayo dan segera melakukan kegiatan layanan kesehatan sebagai bagian dari layanan tanggap darurat bencana alam gempa Aceh.
Posko BSMI telah ditempatkan di Simpang Balik. Layanan kesehatan yang diberikan kepada warga masyarakat terdampak gempa bumi tersebut dilakukan dalam bentuk Mobile clinic dengan menggunakan ambulans BSMI. Kelililing ke titik-titik pengungsian warga korban gempa.La Hadidu salah seorang relawan BSMI yang ikut dalam Tim Relawan BSMI itu dalam rilisnya yang dikirim kepada kami, mengatakan bahwa tim relawan BSMI yang terjun ke lokasi terdiri dari 2 (dua) orang dokter  yang dibantu 3 (tiga) orang perawat dan tenaga pendukung lainnya berasal dari Aceh dan Medan. "Dalam memberikan pertolongan kesehatan terhadap gempa kami menggunakan 'Mobil Clinic' agar jangkauan pelayanannya lebih efektif," Ujar La Hadidu (Rabu, 10/7).
Menurut La Hadidu, "Mobile clinic" menjadi pilihan karena masyarakat terdampak gempa berada pada lokasi yang tersebar dalam radius cukup luas. "Melalui Mobil Clinic tersebut, tim dokter / rerawat dari relawan BSMI yang diketuai oleh dr.Delshinta dari Medan, telah menerima layanan danpertolongan kesehatan sebanyak kurang lebih seribuan lebih warga dengan lokasi tersebar pada kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah." Kata La Hadidu sebagaimana diiyakan Heri Riswandi,SH salah seorang Relawan BSMI AcehLa Hadidu juga melaporkan, lokasi yang dikunjungi mobile clinic BSMI sebagai bagian dari pertolongan kesehatan tanggap bencana antara lain; desa Panten Lues, Segene Balik, Kulem Balik, Atu Gogop, Kute Panang, Celala Balik, Blang Mancung, dan desa Gegur Sepakat. "Selain layanan kesehatan, ikut diserahkan juga bantuan berupa sembako kepada warga korban gempa yang diterima BSMI Medan dari donator," kata La Hadidu seperti yang disampaikan oleh ketua tim relawan BSMI dari Sumatera Utara dr. Delshinta.
Adapun kondisi kesehatan yang dikeluhkan warga umumnya adalah demam, pusing, kecemasan dan beberapa kasus luka yang diakibatkan tertimpa benda-benda yang roboh saat terjadi gempa. Kondisi warga terdampak gempa  yang hingga saat ini masih tidur di tenda-tenda dalam kondisi seadanya ikut memperburuk kesehatan mereka. "Saat ini warga masih memerlukan bantuan seperti sembako dan tenda karena di malam hari warga memilih tidur di luar rumahnya, demi keselamatan jika terjadi gempa kembali." Tulis La Hadidu dalam rilis-nya itu. (Mahbub Fauzie)

Sumber: http://bsmi.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=414%3Adengan-mobil-clinic-bsmi-beri-layanan-kesehatan&catid=1%3Aberita-nasional&Itemid=16&lang=en

Seminar & Talkshow "Pesona Cantik Muslimah di Bulan Ramadhan"





download versi poster:





Sumber: https://www.facebook.com/bsmi.surabaya

" BERBAGI SENYUM RAMADHAN " " BERBAGI ITU KEMULIAAN "







" BERBAGI SENYUM RAMADHAN "
" BERBAGI ITU KEMULIAAN "

* Hanya dengan donasi Rp.27.500
anda sudah bisa BERBAGI menu berbuka buat 1 orang anak yatim dan miskin

* Dengan donasi Rp.335.000
anda sudah bisa BERBAGI Bingkisan buat keluarga jompo dan pra sejahtera

* Dengan donasi Rp.290.000
anda bisa BERABAGI kado lebaran buat Yatim dan miskin

* Dengan donasi Rp.345.000
anda sudah bisa BERBAGI Alquran,sajadah dan mukena di mesjid yang minus maupun rawan krisis aqidah...

Ramadhan hanya sebulan, jgn sampai anda kehilangan momen PELIPATGANDAAN PAHALA tsb dan menunggunya dtg lagi tahun depan...

Sedekah itu dapat menghapuskan dosa
Sebagaimana air dapat memadamkan api (hr.Tirmidzi)

Kami juga menerima saluran zakat anda

Untuk informasi lebih lanjut hubungi
Sekretariat ZISKES BSMI SUMUT
Jl.mesjid no.2c tanjung rejo setia budi medan
call center 0852 7010 2302
sms center 0852 7562 5209
Layanan jemput donasi/zakat
0857 6165 8009 atau bisa melalui rek.bank sumut 127.02.04.003.258-2 a.n bsmi
Konsultasi zakat 0813 6118 9181 (ust.Salman Alfarisi Lc,MA)
Website : www.bsmisumut.or.id



Sumber: https://www.facebook.com/sumut.bsmi

BSMI Cabang Padang bekerja!

  1. Sabtu, 23 Maret 2013 bertempat di Kecamatan Pauh, BSMI diminta kerjasamnya oleh BEM UNAND  untuk mengadakan Bakti Sosial Pengobatan. Alhamdulillah,   lebih dari 30 orang terlayani. BSMI pada kesempatan kali ini menerjunkan relwan Dokter dan Farmasis
    Dokter sedang menganamnesa pasien

    Dokter sedang menganamnesa pasien
  2. Minggu, 23 Juni 2013, BSMI kembali melakukan Bakti Sosial, kali ini BSMI diminta kerjasamanya oleh Mahasiswa KKN Nagari Latang, Sijunjung. Ya, meskipun merupakan perwakilan untuk wilayah Padang, namunBSMI Cabang Padang menyempatkan utnuk bisa berbagi dengan masyarakat di luar Padang sekalipun. Alhamdulillah, lebih dari 100 pasien terlayani, BSMI Cab. Padang mengirimkan 2 0rang dokter yaitu dr. Eldi Sauma dan dr. Benny Antama, acara ini juga bekerja sama dengan Rumah Zakat untuk penyediaan obat.
    Dokter sedang menganamnesa pasien di ruang periksa sederhana
    Dokter sedang menganamnesa pasien di ruang periksa sederhana
  3. Minggu, 30 Juni 2013, Tim Dokter dari BSMI Cab. Padang kali ini menyambangi Bonjol sambil melintasi equator, kami melakukan pengobatan massal. Alhamdulillah lebih kurang 90 orang terlayani, mayoritas manula. Pada kesempatan kali ini BSMI dimintai kerja sama oleh Mahasiswa KKN di Bojol, tepatnya di Nagari Ganggo Mudiak
    Dokter sedia mendengarkan dan mengedukasi pasien
    Dokter sedia mendengarkan dan mengedukasi pasien
    Relawan Dokter BSMI  sedang menganamnesa pasien
    Relawan Dokter BSMI sedang menganamnesa pasien
  4. Minggu, 7 Juli 2013, bertempat di Lubuk Minturun, kali ini BSMI menjalin kerjasam dengan Forum Studi Kedokteran Islam (FSKI)  Fakultas Kedokteran UNAND menyelenggarakan pengobatan massal dan juga Khitanan. 44 orang pasien pengobatan massal terlayani dan 22 orang anak berhasil dikhitan. BSMI sampai membawa tenaga dokter dan farmasis berjumlah 17 orang, karena awalnya estimasi jumlah pasien lebih dari jumlah pasien yang akhirnya dilayani
    Relawan Dokter sedang melakukan Sirkumsisi (khitanan)
    Relawan Dokter sedang melakukan Sirkumsisi (khitanan)
    2013-07-07 14.56.35
    Lubuk Minturun, Padang
  5. Minggu, 14 Juli 2013 BSMI kembali melaksanakan Bakti Sosial berupa Pengobatan Massal. Kali ini BSMI diminta oleh Mahasiswa KKN di Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat. Kali ini dua orang Relawan Dokter yakni dr. Eldi Sauma dan dr. Apriandeny  Haithamy berangkat menuju lokasi, sesampainya disana mereka segera memberikan pelayanan. Alhamdulillah, sebanyak 134 orang terlayani hari itu, jumlah yang sangat fantastis.
    Pasien sabar menunggu giliran
    Pasien sabar menunggu giliran
    Relawan Dokter BSMI  berfoto bersama Mahasiswa KKN Unand di  Sitalang
    Relawan Dokter BSMI berfoto bersama Mahasiswa KKN Unand di Sitalang

Donasi untuk Gempa Aceh



Gempa Bumi berkekuatan 6.2 SR melanda 232 Desa/kota di Kab Bener Meriah, Prov. Aceh. Pada tanggal 2 juli 2013.
Sampai saat ini diketahui 40 Org meninggal dunia, 63 org luka berat, 2.362 orang rawat jalan.
15.919 Rumah rusak parah. 4 unit Masjid rusak berat, 25 unit masjid rusak ringan.
Warga mengungsi ke posko pengungsian dan posko kecil pinggir jalan dan mulai terserang penyakit.
Salurkan bantuan anda melalui BSMI Cab.Padang di Rekening Bank Syariah Mandiri, No.rek: 7027124814 atas nama Tedy Kurniawan Bakri.
Konfirmasi pengiriman bantuan SMS ke Tedy : 081375353761
Fb: BSMI Cab. Padang
Twitter: @bsmi_padang
Bantuan anda akan sangat bermanfaat bagi para korban.
Terimakasih.
Untuk saat ini telah terkumpul dana Rp 1.810.000,00
dengan rincian:
1 Pengumpulan saat Baksos ADK FSKI      310000
2 dr. Eldi Sauma      100000
3 Hamba Allah        50000
4 Hamba Allah      100000
5 Hamba Allah      150000
6 Hamba Allah      100000
7 JS Mandahiling    1000000

TOTAL  1.810.000














Sumber: bsmipadang.wordpress.com