Selasa, 10 September 2013

Gelombang Pertama Pengungsi Suriah Diberangkatkan ke Jerman


Pengungsi Suriah membawa barang-barang mereka saat menyeberang ke Libanon di perbatasan Masnaa, Libanon Timur, sekitar 40 kilometer (25 mil) dari Damaskus, Suriah, Jumat 20 Juli 2012
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sekelompok pengungsi Suriah yang berjumlah 107 orang pada Selasa siap-siap meninggalkan Lebanon menuju Jerman, yang telah menawarkan akan menerima 5.000 orang dari Suriah yang dilanda perang, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Wanita juru bicara Komisaris Tinggi untuk Urusan Pengungsi (UNHCR), Melissa Fleming, mengatakan kelompok pertama itu yang akan dimukimkan berdasarkan skema baru, akan diterbangkan ke Jerman pada Rabu.

Jerman telah memberikan izin tinggal dua tahun di pengasingan dan dapat memperpanjang jika perang di Suriah berlanjut.

"Program bantuan kemanusiaan Jerman menyediakan hingga 5.000 tempat bagi pengungsi Suriah, dan hal seperti itu adalah program relokasi yang terbesar yang ada saat ini untuk krisis Suriah," kata Fleming kepada waratawan di Jenewa.

Menurut dia, program Jerman "vital dan alat untuk menyelamatkan hidup untuk membantu para pengungsi yang rentan."

"Ini termasuk kaum wanita dewasa dan remaja puteri yang berisiko, orang-orang dengan kondisi kesehatan serius yang tak dapat dirawat di negara tuan rumah, mereka yang selamat dari penyiksaan dan lain-lain dengan kebutuhan khusus," tambah dia, dengan memberi catatan bahwa mereka dinilai oleh UNHCR.

Sekitar dua juta warga Suriah telah melarikan diri dari kampung halaman mereka ke Lebanon, Jordania, Turki dan Irak yang merupakan negara-negara tetangga Suriah. Mereka bersama UNHCR telah menyerukan bantuan internasional lagi untuk menanggung beban.

Sumber : antara via http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/09/11/msxi5a-gelombang-pertama-pengungsi-suriah-diberangkatkan-ke-jerman

Bau Nafas Puasa Kita



Oleh: Mohammad Fauzil Adhim


Adakah puasa kita membawa kepada taqwa? Ataukah hanya berpindahnya jadwal makan dan minum saja? Adakah puasa kita mengendalikan hasrat kepada dunia, meski kita mampu memenuhinya secara halal? Ataukah sekedar menunda hasrat? Adakah puasa kita menggugurkan dosa-dosa? Ataukah hanya mendatangkan lapar dan dahaga? Tak ada yang bernilai dari puasa kita?

Adakah bau nafas kita seumpama misik terbaik karena puasa sepenuh iman dan ittiba' kepada Nabi? Atau nilainya lebih busuk daripada bangkai karena hanya menahan diri dari makan minum, tapi tak henti menggunjing kanan kiri?


Mari sejenak kita merenungi hadis Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani:


"رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ"

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Thabrani).


Adakah yang puasanya tak bernilai sama sekali itu kita? Betapa banyak yang merasa bangga dengan puasanya, padahal ia tak menyempurnakannya. Betapa banyak yang merasa telah gugur dosa-dosanya bersebab puasa padahal ia tak meninggalkan perkara yang menjadikan puasanya sia-sia.

Mari sejenak kita renungi sabda Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam:


"مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ"

“Barangsiapa tidak tinggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR Bukhari).

Pembukaan DIKLATSAR BSMI 2014

BSMI.OR.ID (Jakarta) - Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKLATSAR) Bulan Sabit Merah Indonesiia (BSMI) Pusat yang ke IV  resmi dibuka.

Calon peserta Diklatsar 2014 minimal lulusan SLTA dan maksimal usia 40 tahun. Formulir dapat diperoleh di Markas Besar BSMI dengan biaya kontribusi sebesar Rp. 25,000 lalu menyerahkan fotokopi KTP, ijazah terakhir dan pas foto 3x4 sebanyak 2 lembar.
Kegiatan yang berdurasi selama 6 bulan ini dengan sistim pertemuan tiap Sabtu dengan 70 topik materi lebih, peserta dibebankan kontribusi sebesar Rp. 300,000. Untuk mengantisipasi keberatan dari calon peserta, mekanisme keringanan dapat diajukan baik melalui dicicil maupun pembeabasan biaya oleh calon peserta dengan konsekuensi kerja sosial di BSMI.
Pengetahuan manajemen bencana dan pengaplikasiannya serta kunjungan ke berbagai lembaga nasional kebencanaan Pemerintah menjadi salahsatu unggulan Diklatsar ini. Disamping itu pula melalui pakar-pakar baik dari internal Relawan BSMI (dokter-dokter dan non medis) juga pakar-pakar pemateri dari eksternal BSMI akan  menjadi narasumber topik yang akan diberikan kepada peserta Diklatsar.
Batas penyerahan berkas pendaftaran adalah tanggal 15 Maret 2014 dan lokasi kegiatan Diklatsar berada di Jakarta dan sekitarnya plus simulasi tanggap bencana Rumah Sakit Lapangan di daerah.

alur pendaftaran

Terdapat 2 cara pendaftaran DIKLATSAR BSMI 2014 yaitu :
1. PENDAFTARAN ONLINE
- Siapkan softcopy foto, scan ktp/ktm, dan ijazah terakhir anda (masing-masing file maks 1Mb)
- Isi formulir pendaftaran online
- Menunggu verifikasi panitia, panitia akan menkontak anda via telepon
- Anda akan diminta untuk datang ke Markas Besar BSMI untuk tahap pedaftaran dan informasi selanjutnya

2. PENDAFTARN MANUAL
- Dapatkan formulir pendaftaran (unduh disini)
- Isi dan lengkapi berkas yang diminta
- Datang langsung ke Markas Besar BSMI

Alamat Pendaftaran : Markas Besar BSMI, Jl. Condet Raya No.8, Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur
Cp :
Muhammad Imron (081213245585)



Download Formulir

Sumber: http://www.bsmi.or.id/

Senin, 09 September 2013

Rumah Sejati Kita

 

Rumah Sejati Kita


وَالأَصْلُ فِي الْمَبْنِيِّ أَنْ يُسَكَّنَا
Asal dalam kemabnian ialah dihukumi sukun.
Ibn Malik Al Andalusy, Alfiyah: Bait XXI

Ketika Jamaluddin ibn ‘Abdillah ibn Malik Ath Thay menyusun seribu bait syair menyejarahnya, tujuan beliau adalah untuk menghimpun semua Kaidah Nahwu (Tata-Susun) dan Sharaf (Tata-Bentuk) Bahasa Arab; menjelaskan berbagai kerumitan dengan bahasa yang ringkas, padat, dan indah; serta membuat pelajaran Lughah ini menjadi asyik dan menarik.
Tetapi sebagaimana “Adab” yang dapat berarti “Sastra” menjadi kata dasar bagi “Peradaban”, maka Alfiyah Ibnu Malik yang penuh berkah hingga disyarah lebih dari 40 ‘Ulama itu tak hanya sekedar menjadi kaidah berbahasa, melainkan juga kaidah berperadaban.
Di antara hal itu, kita kutip secuplik dari Bab Mu’rab dan Mabni di awal tulisan ini. Kutipan “Wal ashlu fil mabniyyi an yusakkana” bermakna bahwa bentuk asli dari Mabni adalah tersukun pada akhir kalimah, sebab ia merupakan syakal yang paling ringan. Oleh karena itu ia bisa masuk pada Kalimah Isim, Fi’il, maupun Harf.
Bukan di sini agaknya tempat berkerut-dahi dengan kaidah berbahasa. Izinkan kami meloncat ke pemaknaannya bagi hidup keseharian kita, bahwa dengan sedikit mengubah harakatnya kita akan membaca kaidah ini teterjemahkan sebagai, “Asal dalam bangunan adalah agar ia ditempati.”
Maka sungguh benar; ketika manusia hari ini membangun rumah, istana, dan gedung bukan untuk ditempati melainkan sebagai investasi, ia menjadi bencana tak cuma di akhirat, tapi telah tercicip kerusakan sejak di dunia. Tak ada ahli ekonomi yang menyangkal bahwa krisis ekonomi 1997 terpicu dari soal properti di Korea dan Thailand, lalu ada subprime morgage di Amerika, hingga Burj Dubai dan kredit hipotek di Eropa. Semua terjadi karena manusia tak lagi menghayati “Asal dalam bangunan adalah agar ia ditempati.”
Para pendahulu kita yang shalih bukan hanya mentaati kaidah ini. Bahkan terhadap rumah yang benar-benar ditempati , tak lepas hati mereka dari was-was bahwa kediaman perehatan di dunia yang sementara itu akan melalaikan dari kampung akhirat yang abadi. Di hati mereka terus berdengung ayatNya, “Bermegah-megahan telah melalaikan kalian.”
“Aku tak suka memperindah rumahku kecuali sekadar memuliakan tamu”, ujar ‘Abdullah ibn ‘Umar suatu kali, “Sebab ia membuatku mencintai dunia, melalaikan akhirat, memberatkan langkah ke Masjid, dan memalaskan jiwa dari jihad fi sabiliLlah.”
Imam Ath Thabrani mengetengahkan riwayat dari Abu Juhaifah, bahwa RasuluLlah ShallaLlahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dunia akan dibukakan kepada kalian, hingga kalian menghiasi rumah sebagaimana Ka’bah dihias. Kalian pada hari ini lebih baik dibandingkan pada hari itu.” Syaikh Al Albani mengesahkan hadits ini dalam Shahih Al Jami’, no 3614.

#DIKLATSAR BSMI 2014 !!

Oia, ada pengumuman nih dari kita untuk kalian yg berminat bergabung menjadi relawan kemanusiaan bersama BSMI. #Diklatsar2014

Buat kamu-kamu yg ada di Ja-Bo-De-Ta-Bek, ayuk singsingkan lengan baju ikuti #Diklatsar2014 bersama BSMI! :D

#Diklatsar2014, apaan tuh? Eh, apa ya kira-kira? #ngawur :D

Itu loh, Pendidikan dan Pendidikan Dasar bagi kamu-kamu sebelum menjadi relawan. Relawan juga musti belajar. Musti bin kudu! #Diklatsar2014

Biar ghirah sosialmu tinggi selangit, kalo ga punya ilmunya, pegimana? Bencana datang, relawan yg tahu ilmunya akan tanggap #Diklatsar2014
Alhamdulillah, sudah adzan maghrib. Kita pending dulu ya, soal #Diklatsar2014 nya, yo. Selamat mendirikan shalat awal waktu, sahabat. ^___^
Yang tadi sudah shalat jama'ah, sini sini merapat. Mimin mau nerusin bahasan tadi tentang #Diklatsar2014. Simak baik-baik, ya. ^___^
Bencana itu datang tiba-tiba, tanpa ada alarm. Nah, seandainya didekatmu bencana itu terjadi, apa yg akan kau perbuat? #Diklatsar2014

Dengan ghirah tinggi, kita bakal sisingkan baju membantu semampunya. Tapi, kalo ngga tahu ilmunya, apa yang nak kita buat? #Diklatsar2014

Dengan ghirah tinggi, kita bakal sisingkan baju membantu semampunya. Tapi, kalo ngga tahu ilmunya, apa yang nak kita buat? #Diklatsar2014

Kerusakan lingkungan, bangunan, hilangnya nyawa, hilangnya harta, gangguan psikologi bahkan soal makanan hadir di bencana. #Diklatsar2014

Kerusakan lingkungan, bangunan, hilangnya nyawa, hilangnya harta, gangguan psikologi bahkan soal makanan hadir di bencana. #Diklatsar2014

Yang punya background medis, bisa langsung bergabung ke tim kesehatan. Yang jago masak, gabung dgn tim dapur umum. #Diklatsar2014

Yang pernah jadi anak Pramuka, bisa bantu buat tenda. Nah, buat kamu-kamu yang ngga punya background? Makanya, gabung #Diklatsar2014!

Di sini, kamu akan mendapat pengetahuan manajemen bencana dan aplikasinya dari dokter en pemateri ragam background oke punya. #Diklatsar2014

Dan kita praktek langsung, sobat! Bahkan ada PKL dan ujiannya, loh. Ngga lulus? Yah, ulang lagi. Ngga main-main, kan? ^__^ #Diklatsar2014

Pemateri #Diklatsar2014 dari kalangan medis dan non medis. Para pakar dibidangnya. Internal maupun eksternal dgn bermitra lembaga pemerintah

#Diklatsar2014 dilaksanakan dalam rentang 6 bulan, sobs. Pertemuan tiap Sabtu dgn lebih dari 70 topik materi.

Persyaratan peserta #Diklatsar2014, nih-> minimal lulusan SLTA dan maks usia 40 tahun. Kamu-kamu yg muda, nyok gabung!

Formulir dapat diperoleh di Mabes BSMI, biayanya cuma 25K sobs! Sertakan Fc KTP, ijazah terakhir dan pas foto 3x4 2lbr, ya. #Diklatsar2014

Atau juga bisa kunjungi ke web kita ->http://t.co/ygkh9yVHB7, untuk daftar online bisa ke ->http://t.co/vPZnlL6kQo #Diklatsar2014

Ngomong2 tentang relawan, berarti orang yang siap berkorban kan, sobs? Untuk kegiatan keren ini pun, kita perlu berkorban #Diklatsar2014

Selain berkorban waktu tiap pekannya untuk belajar bersama di mabes, kamu perlu merogoh kantong 300 ribu untuk pelaksanaan #Diklatsar2014

Biaya tersebut adalah biaya operasional #Diklatsar2014 selama 6 bulan. Tak sebanding, bukan? :)

Pendaftaran #Diklatsar2014 paling lambat 15 Maret 2014. Alamat kami di Jl.Condet Raya No.7 Kramat Jati, Jaktim jika ingin silaturahim

Bisa juga ke 081213245585 kalo mau tanya2 lebih lanjut. Bisa juga ke mimin nan baik hati ini. Ayo relawan, tunjukanlah dirimu! ^_____^

Selasa, 03 September 2013


Jakarta - Panja RUU Palang Merah Indonesia Baleg DPR yang baru pulang dari kunker ke Denmark dan Turki berencana mengubah logo Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi bulan sabit merah. PDIP belum mengambil sikap resmi, namun mempertanyakan urgensinya.

"Menurut saya pribadi logo PMI kenapa ya harus diganti? Apakah selama ini ada yang salah atau menganggu kinerja Palang Merah Indonesia dari logo tersebut?" kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, kepada detikcom, Selasa (11/9/2012).

Sejak kecil Tjahjo sudah mengenal logo Palang Merah Indonesia sesuai dengan namanya. Logo tersebut juga sudah terpatri di benak seluruh rakyat Indonesia.

"Bukannya logo tersebut sudah populer di Indonesia? Apakah ada sanksi dari Palang Merah Internasional kalau tidak diganti? Atau ada usulan perorangan?" ujarnya heran.

Baginya yang paling penting adalah kinerja PMI yang harus didukung DPR, dan bukan malah mempermasalahkan logonya. Masyarakat memerlukan keberadaan PMI setiap saat karena PMI ada untuk menjamin kesehatan masyarakat.

"Yang penting bukan logonya tapi action Palang Merah buat masyarakat yang tertimpa musibah dan membangun solidaritas Palang Merah seluruh Indonesia," tegasnya.

Panja RUU Palang Merah Indonesia (PMI) Baleg DPR telah tuntas kunjungan kerja ke Denmark dan Turki. Mereka akan membahas kemungkinan merubah lambang PMI.

Menurut Anggota Baleg DPR dari Hanura Djamal Aziz, keinginan Baleg untuk mengubah lambang PMI semakin menguat. Karena kunker ke dua negara Eropa yang disebut-sebut menghabiskan anggaran Rp 1,3 miliar tersebut memang diarahkan untuk mengubah lambang PMI.

"Mayoritas anggota Baleg yang Muslim terbuka pandangannya untuk menggunakan lambang bulan sabit merah. Karena di Denmark sekalipun ternyata sangat terbuka dengan lambang apapun. Nanti pimpinan akan menjelaskan secara resmi mengenai hal ini," kata Djamal kepada detikcom, Selasa (11/9/2012)

Sumber:

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
http://news.detik.com/read/2012/09/11/085551/2014296/10/pdip-kenapa-logo-pmi-harus-diganti-bulan-sabit-merah?nd771104bcj

Kamis, 18 Juli 2013

BSMI Cabang Padang berbagi dengan adik-adik Panti Asuhan


Di Bulan Ramdhan yang mulia ini mari kita berbagi dengan adik-adik Panti Asuhan. Mari sumbangkan dana terbaik anda, buku bacaan, atau pakaian layak pakai anda. Agar senyum selalu merekah di wajah mereka
Sumbangan pakaian dan buku lewat Apriyandi Jr. 08984693394. Donasi dana dapat ditransfer ke rekening BNI Syariah 0289953271 a.n. Benny Antama Syant phone: 085274577055. Kami tunggu sebelum tanggal 27 Juli 2013.
Konfirmasikan nama anda dan bantuan ke no tersebut. Terima Kasih. Mari Berbagi ^^

Sumber: http://bsmipadang.wordpress.com/2013/07/19/bsmi-cabang-padang-berbagi-dengan-adik-adik-panti-asuhan/